Cari Berita

Pengumuman

Kegiatan

Testimoni

  • Gregorius Tsiompah

    Gregorius Tsiompah



    Pendidikan tinggi adalah investasi masa depan, itulah yang menjadi motivasi pada saat saya

  • Syahrudin

    Syahrudin



    UNRIYO khususnya Prodi Teknik Informatika telah mengubah hidup saya....Pada awalnya saya adalah

  • Alfons Hilarius Magang

    Alfons Hilarius Magang



    Ilmu yang saya dapat di S1 Kesehatan Masyarakat UNRIYO serta pengalaman dalam beorganisasi, dan

Pengabdian Masyarakat di Dusun Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, KulonProgo

Pengabdian Masyarakat di Dusun Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, KulonProgo

KBRN, Yogyakarta : Kawasan kebun teh yang terletak di Nglinggo Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada tahun ini semakin berkembang.

Pengembangan itu diperkuat dengan dipasangnya lampu ‘solar panel’, yang tidak membutuhkan energi listrik dari PLN, disamping saat ini juga tengah dibangun rumah produksi untuk mengangkat produksi teh.

"Ada 10 lampu solar panel yang dipasang, 7 di beberapa titik jalan, dan 3 lainnya dipasang di tempat pertemuan warga," jelas Evrita Lusiana Utari dari Unit Pengabdian Masyarakat, Universitas Respati Yogyakarta, Minggu (8/7/2018).

Evrita menambahkan, lampu solar panel hibah dari Kemenristekdikti ini, merupakan teknologi terapan solar panel untuk penerangan jalan. Kelebihannya, lampu ini tidak memerlukan energi listrik, tetapi energi terbarukan yang ramah lingkungan.

“Kami berharap, bantuan lampu solar panel dengan nilai sekitar Rp 40 juta ini, akan membantu penerangan jalan, mengingat kebun teh Nglinggo selama ini minim penerangan jalan, sehingga cukup membahayakan karena memiliki medan yang ekstrim,” imbuhnya. 

Bantuan lampu solar panel itu, mendapat apresiasi dari pemerintah. Camat Samigaluh, Triyanto Raharjo menuturkan, penerangan menjadi sebuah kebutuhan, karena perkebunan ini berkembang menjadi tempat wisata yang digandrungi masyarakat, dari awalnya hanya perkebunan penghasil teh. 
 
“Kami sudah berupaya mengajukan ke PLN untuk penerangan jalan, namun hingga saat ini belum ditindaklanjuti. Karenanya, Bantuan penerangan solar panel itu, menjadi sebuah solusi," katanya.

Ditambahkan Triyanto, selama ini banyak wisatawan yang menginap di homestay di Nglinggo tidak bisa menikmati suasana malam, karena tidak ada penerangan. Dengan adanya lampu ini, dimungkinkan akan diwujudkan wisata malam hari. 

"Bantuan ini, akan dirawat dengan baik, agar keberadaannya bisa bermanfaat dalam jangka panjang,” lanjutnya.

Sementara itu Manajerial Pusat Pengelolaan Teh Menoreh, Sukohadi menyatakan, pihaknya merasa sangat terbantu,  mengingat selama ini desa wisata yang dikelolanya memang butuh penerangan jalan yang memadai. 

“Kami yakin, bantuan ini akan sangat bermanfaat, bagi pengembangan kebun teh Nglinggo ke depannya,” pungkasnya. (hrn/yyw/WDA)


Berita Terkait

Pengantaran PKL Kepaniteraan Gizi Masyarakat Semester ganjil TA 2017/2018

Kunjungan Wisata Teknik Elektro ke Bogor

Pelatihan Pembuatan Bulletin Di Uin Sunan Kalijaga

Sarasehan dan PPPM AWARD 2016

Workshop Penyusunan Road Map Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universit

Kirim Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
KNeeFq


Halaman Lain